KELUHAN WANITA
1 > Kaum pria tidak cukup mempunyai pengertian.
2 > Mereka kurang peka terhadap perasaan dan kebutuhan.
3 > Mereka tidak cukup perhatian.
4 > Mereka cenderung melewati fase bersabar saat melalulan segala aktivitas. Memang pria ingin segera cepat dalam melakukan segala pekerjaannya sedangkan wanita adalah tipe penyabar yang biasanya menyelesaikan secara perlahan lahan.
5 > Pria tidak cukup pandai dalam berkomunikasi. Pria tidak menyatakan atau memperlihatkan segala perasaannya atau keinginannya.
6 > Mereka tidak cukup memberi perhatian pada pasangannya.
7 > Pria selalu menghabiskan waktu senggangnya di luar rumah dan jarang menghabiskannya dengan pasangannya.
8 > Di rumah, pihak pria jarang membantu pekerjaan rumah jika tidak diminta.
9 >Mereka tidak menghargai pekerjaan yang berhubungan dengan rumah tangga, misalnya : mencuci piring, mengepel lantai, dsb. Serta jarang memberi sumbangsih pada kehidupan keluarga sehari hari.
10 > Pria mengambil keputusan dalam pekerjaan serta kehidupan tanpa melihat kebutuhan yang lain.
11 > Bagi yang sudah married, biasanya pria sering menciptakan hubungan di luar pernikahan.
KELUHAN PRIA
1 > Wanita terlalu banyak mengeluh, mengkritik dan mengomel.
2 > Mereka mencoba untuk mengontrol dan ” menguasai ” pria.
3 > Mereka jarang merasa puas. Ada saja yang dirasakan kurang.
4 > Mereka cenderung menolak atau menjadikan pekerjaan sebagai suatu hukuman atau ancaman.
5 > Mereka tidak berpikir secara logika, melainkan secara emosional.
6 > Emosi mereka tidak dapat ditebak, gampang berubah dengan cepat, terutama jika disebabkan oleh hormon. Misalnya : pada saat menstruasi, pada saat melahirkan, dsb.
7 > Mereka cenderung senang bergosip.
8 > Mereka juga senang menjalin hubungan di luar pernikahan.
9 > Mereka kurang suka tinggal di rumah, Entah itu ke salon, kumpul dengan teman teman, dan lainnya.
10 > Mereka tidak cukup merawat rumah dengan baik.
Nah setelah tahu ” apa yang dibenci dari masing masing pihak “, tak adakah jalan keluar yang bisa ditempuh ?? Sudah tentu ada. Apalagi kalau masing nasing pihak mau berbenah diri dan tak cuma salinhg menyalahkan. Apa yang dapat dilakukan kaum pria terhadap pasangannya agar merasa lebih bahagia , demikian juga sebaliknya.
BERIKUT INI ADALAH JAWABANNYA…
PRIA BISA BELAJAR DAN MELAKUKAN…
1 > Lebih banyak mengerti perasaan dan kebutuhan wanita.
2 > Lebih banyak memperhatikan dan menyayangi wanita lewat sentuhan, kasih sayang dan cinta.
3 > Jika suatu saat bekerja sama dengan wanita, layanilah dia dengan sungguh sungguh dan jangan terburu buru.
4 > Lebih banyak berkomunikasi dengan wanita. Bersikap lebih terbuka terhadap pikiran, perasaan, dan kebutuhan wanita.
5 > Luangkan lebih banyak waktu untuk berkumpul dengan keluarga di rumah.
6 > Janganlah sungkan sungkan membantu pekerjaan rumah.
7 > Hargailah wanita. Beri dia kepercayaan penuh dalam mengatur hal hal yang agak rumit, misalnya : mengatur keuangan, dsb.
8 > Termasuk memberi kepercayaan penuh dalam mengambil keputusan yang berkaitan dengan urusan keluarga.
9 > Jadilah orang yang menganut prinsip monogami ( setia pada pasangan sendiri ).
10> Sadar bahwa kritik yang dilontarkan wanita lebih sering merupakan fakta dan bukan sekedar karena suka ngomel.
11> Atasi rasa takut bakal dikuasai dan diawasi. Berlakulah jujur terhadap diri sendiri ( dan wanita ) dalam segala situasi.
12> Mengerti bahwa situasi yang berbeda dapat membuat perasaan wanita berbeda pula dan hormati hal tersebut.
13> Mengerti bahwa wanita sering menjadi korban dari hormon yang berubah yang ada dalam tubuhnya dan hal ini bukan suatu hal yang mudah bagi wanita itu sendiri.
14> Mengerti bahwa wanita juga membutuhkan waktu luang untuk diri sendiri. Ia juga ingin pergi keluar, melakukan segala hal yang disukainya.
WANITA BISA BELAJAR DAN MELAKUKAN…
1 > Sampaikan keluhan, keperluan, dan keinginan tanpa harus mengomel apalagi sampai marah marah.
2 > Percaya sepenuhnya pada pria dan beri dia kebebasan.
3 > Pusatkan perhatian dan rasa terima kasih pada semua yang telah didapat dan dimiliki. Tak perlu berharap berlebihan.
4 > Analisa setiap situasi dari segi logisnya. Terutama jika hormon anda sedang terganggu gara gara haid atau hamil.
5 > Hindari gosip.
6 > Bersetialah menjadi monogami ( setia pada pasangan sendiri ).
7 > Cari keseimbangan antara sadar mengurus kewajiban rumah dan jangan segan segan meminta bantuan pria.
8 > Jadilah mitra yang sejajar. Jangan merasa diri superior atau inferior terhadap pria.
9 > Mengerti dan sadar bahwa pria mempunyai kesulitan untuk masalah komunikasi dan jangan jadikan hal itu sebagai kesalahan.
10> Sadar bahwa bagaimanapun juga pria menyayangi wanita walaupun dia tidak pandai memperlihatkan atau menyatakannya secara gamblang.
11> Arahkan pria sehingga ia tahu apa yang anda inginkan.
( sumber : tabloid Nova, Oktober 2005 ).
Saturday, December 18, 2010
Thursday, December 2, 2010
Sertifikat
Wednesday, December 1, 2010
Survey Koperasi
“KOPERASI KARYAWAN YASPORBI”
Jl. Tabanas No.22 Kompleka Bank Indonesia, Kelurahan Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Jakarta 12870
Berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh kami di Koperasi Karyawan Yasporbi pada hari Selasa,23 November 2010. yang dimulai pukul 10.00-12.00 WIB selama 2 jam tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut :
VISI :
Menumbuhkan dan Membangun Menjadi Anggota Sukses dan Tangguh Berbudi Pekertu Luhur dan Berjiwa Besar.
MISI :
1. Menjalin hubungan silahturohmi yang baik dan bersinergi antara anggota untuk membangun dan memperbesar profesional kerja dan usaha.
2. Menumbuhkan pengusaha untuk mendukung kemandirian usaha didalam KOPERASI KARYAWAN YASPORBI
3. Menciptakan wadah usaha yang besar yang bermanfaat bagi masyarakat
Organisasi dan Tata Laksana
1. Struktur Organisasi
Anggota Pertokoan
DPP Pengurus
Anggota Simpan Pinjam
RAT
Anggota Kantin
Pengawas
Anggota Bus Sekolah
-DPP : Dewan Pembina dan Pelindung Kopkaryas
-RAT : Rapat Anggota Tahunan
2. Anggota
Keadaan Pria Wanita Jumlah
Awal Tahun 94 68 162
Masuk 9 4 13
Jumlah 103 72 175
Keluar 7 3 10
Akhir Tahun 96 69 165
3. Pengurus dan Pengawas Periode 2008-2010
a. Pengurus
- Ketua : Drs. Frans Lapoliwa
- Wakil Ketua : Susanto
- Sekertaris I : Supendi Eman
- Sekertaris II : Ir. Maman
- Bendahara I : Ny. Savitri
- Bendahara II : Ny. Sri Suprapti
- Seksi Usaha I : C.B Tri Rahayu
- Seksi Usaha II : Drs. Suradi
b. Pengawas
- Ketua : Drs. Tatang Setiadi
- Sekertaris : Sri Mastiwi
- Anggota : Nana Herdiana
4. Dewan Pembina dan Pelindung Kopkaryas
a. Kepala Suku Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Kota Jakarta Selatan
b. Pengurus Yasporbi
Kegiatan Tahun Buku
1. Permodalan
Modal koperasi diperoleh dari :
a. Simpanan pokok Rp 50.000,00, dibayar hanya satu kali saat masuk anggota
b. Simpanan Wajib Rp. 15.000,00 / bulan, dibayar setiap bulan selama menjadi anggota
c. Simpanan Sukarela, besarnya simpanan berdasarkan persetujuan anggota
d. Simpanan khusus, simpanan yang diwajibkan kepada anggota yang mempunyai pinjaman
2. Pinjaman Anggota
Kegiatan simpan pinjam merupakan kegiatan utama. Hampir semua anggota ikut aktif dalam kegiatan ini. Pinjaman digunakan untuk hal-hal yang sangat penting diantaranya : biaya sekolah anak, kontrak rumah, cicilan rumah.
3. Pertokoan
Usaha Kopkaryas di bidang pertokoan menjual peralatan sekolah dan perlengkapan siswa seperti : pakaian seragam, topi, dasi, kaos kaki, sepatu, ikat pinggang, buku tulis.
SHU atau Sisa Hasil Usaha pada tahun 2009
I. MODAL
1. Simpanan Pokok : Rp 9.000.000
2. Simpanan Wajib : Rp 240.000.000
3. Simpanan Sukarela : Rp 130.000.000
4. Simpanan Khusus : Rp 50.000.000 (+)
Jumlah : Rp 429.000.000
II. LABA
1. Pertokoan
a. Harga Penjualan : Rp 200.000.000
b. Harga Pokok : Rp 150.000.000 (+)
Laba (1) : Rp 50.000.000
2. Simpan Pinjam
a. Volume Kredit : Rp 500.000.000
b. Jasa Pinjaman : Rp 100.000.000
3. Kantin : Rp 10.000.000
4. Bus Sekolah : Rp 1.000.000
5. Jasa Pengadaan ATK Yasporbi : Rp 8.000.000
6. Bunga Bank : Rp 2.000.000 (+)
Jumlah ( 1, 2, 3, 4, 5 ) : Rp 171.000.000
III. BIAYA
1. RAT : Rp 9.000.000
2. Rapat-rapat : Rp 5.000.000
3. Admistrasi : Rp 2.000.000
4. Transport : Rp 8.000.000
5. Konsultan : Rp 1.500.000
6. Kebersihan : Rp 4.000.000
7. Penyusutan : Rp 500.000
8. Opr. Buku Paket : Rp -
9. THR : Rp 90.000.000
10.Rekreasi Bersama : Rp -
11. Pajak : Rp 2.000.000 (+)
Jumlah : Rp 122.000.000 (-)
SISA HASIL USAHA : Rp 49.000.000
Jakarta, Maret 2009
SIBAWAIH ATHAILLAH / 13209897 / 2EA03
Dosen : Endang Setyaningsih
Mata Kuliah : Ekonomi Koperasi
Jl. Tabanas No.22 Kompleka Bank Indonesia, Kelurahan Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Jakarta 12870
Berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh kami di Koperasi Karyawan Yasporbi pada hari Selasa,23 November 2010. yang dimulai pukul 10.00-12.00 WIB selama 2 jam tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut :
VISI :
Menumbuhkan dan Membangun Menjadi Anggota Sukses dan Tangguh Berbudi Pekertu Luhur dan Berjiwa Besar.
MISI :
1. Menjalin hubungan silahturohmi yang baik dan bersinergi antara anggota untuk membangun dan memperbesar profesional kerja dan usaha.
2. Menumbuhkan pengusaha untuk mendukung kemandirian usaha didalam KOPERASI KARYAWAN YASPORBI
3. Menciptakan wadah usaha yang besar yang bermanfaat bagi masyarakat
Organisasi dan Tata Laksana
1. Struktur Organisasi
Anggota Pertokoan
DPP Pengurus
Anggota Simpan Pinjam
RAT
Anggota Kantin
Pengawas
Anggota Bus Sekolah
-DPP : Dewan Pembina dan Pelindung Kopkaryas
-RAT : Rapat Anggota Tahunan
2. Anggota
Keadaan Pria Wanita Jumlah
Awal Tahun 94 68 162
Masuk 9 4 13
Jumlah 103 72 175
Keluar 7 3 10
Akhir Tahun 96 69 165
3. Pengurus dan Pengawas Periode 2008-2010
a. Pengurus
- Ketua : Drs. Frans Lapoliwa
- Wakil Ketua : Susanto
- Sekertaris I : Supendi Eman
- Sekertaris II : Ir. Maman
- Bendahara I : Ny. Savitri
- Bendahara II : Ny. Sri Suprapti
- Seksi Usaha I : C.B Tri Rahayu
- Seksi Usaha II : Drs. Suradi
b. Pengawas
- Ketua : Drs. Tatang Setiadi
- Sekertaris : Sri Mastiwi
- Anggota : Nana Herdiana
4. Dewan Pembina dan Pelindung Kopkaryas
a. Kepala Suku Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Kota Jakarta Selatan
b. Pengurus Yasporbi
Kegiatan Tahun Buku
1. Permodalan
Modal koperasi diperoleh dari :
a. Simpanan pokok Rp 50.000,00, dibayar hanya satu kali saat masuk anggota
b. Simpanan Wajib Rp. 15.000,00 / bulan, dibayar setiap bulan selama menjadi anggota
c. Simpanan Sukarela, besarnya simpanan berdasarkan persetujuan anggota
d. Simpanan khusus, simpanan yang diwajibkan kepada anggota yang mempunyai pinjaman
2. Pinjaman Anggota
Kegiatan simpan pinjam merupakan kegiatan utama. Hampir semua anggota ikut aktif dalam kegiatan ini. Pinjaman digunakan untuk hal-hal yang sangat penting diantaranya : biaya sekolah anak, kontrak rumah, cicilan rumah.
3. Pertokoan
Usaha Kopkaryas di bidang pertokoan menjual peralatan sekolah dan perlengkapan siswa seperti : pakaian seragam, topi, dasi, kaos kaki, sepatu, ikat pinggang, buku tulis.
SHU atau Sisa Hasil Usaha pada tahun 2009
I. MODAL
1. Simpanan Pokok : Rp 9.000.000
2. Simpanan Wajib : Rp 240.000.000
3. Simpanan Sukarela : Rp 130.000.000
4. Simpanan Khusus : Rp 50.000.000 (+)
Jumlah : Rp 429.000.000
II. LABA
1. Pertokoan
a. Harga Penjualan : Rp 200.000.000
b. Harga Pokok : Rp 150.000.000 (+)
Laba (1) : Rp 50.000.000
2. Simpan Pinjam
a. Volume Kredit : Rp 500.000.000
b. Jasa Pinjaman : Rp 100.000.000
3. Kantin : Rp 10.000.000
4. Bus Sekolah : Rp 1.000.000
5. Jasa Pengadaan ATK Yasporbi : Rp 8.000.000
6. Bunga Bank : Rp 2.000.000 (+)
Jumlah ( 1, 2, 3, 4, 5 ) : Rp 171.000.000
III. BIAYA
1. RAT : Rp 9.000.000
2. Rapat-rapat : Rp 5.000.000
3. Admistrasi : Rp 2.000.000
4. Transport : Rp 8.000.000
5. Konsultan : Rp 1.500.000
6. Kebersihan : Rp 4.000.000
7. Penyusutan : Rp 500.000
8. Opr. Buku Paket : Rp -
9. THR : Rp 90.000.000
10.Rekreasi Bersama : Rp -
11. Pajak : Rp 2.000.000 (+)
Jumlah : Rp 122.000.000 (-)
SISA HASIL USAHA : Rp 49.000.000
Jakarta, Maret 2009
SIBAWAIH ATHAILLAH / 13209897 / 2EA03
Dosen : Endang Setyaningsih
Mata Kuliah : Ekonomi Koperasi
Monday, November 15, 2010
Ketika Seorang Pria Menangis

Ketika Seorang Pria Menangis ( Bukan Cengeng )
Ketika melihat laki-laki menangis, namun berbeda dengan cara dan mimik wajah seorang perempuan saat menangis. Terlihat diam dan tenang, sesekali air matanya keluar dari matanya. Pandangannya kosong namun seperti ingin mengatakan sesuatu. Tidak selama wanita saat menangis, hanya beberapa menit, bahkan beberapa detik.
Entah apa yang laki-laki itu pikirkan, entah apa kata-kata yang ingin ia keluarkan. Yang aku tau, aku melihatnya dia menangis di sana.. sendiri.. menyepi di kediaman yang sunyi. Seolah-olah tangis itu milik dia seorang. Tidak ada yang lain.. Setelah puas di detik-detiknya, dia kembali lagi beraktifitas seperti biasa.. Seperti tidak pernah terjadi apa-apa.
Perempuan berpikir dengan perasaannya, laki-laki berpikir dengan logikanya. Inilah mengapa perempuan lebih sensitif dibandingkan dengan laki-laki.
Tapi, menangis selalu berasal dari perasaan. Teman.. ketika laki-laki menangis.. bukan sebutan cengeng atau kurang jantanlah yang harus dilontarkan padanya. Tapi lihatlah betapa sangat beratnya dia menahan deritanya, sehingga dia perlu mengeluarkan air matanya yang berharga itu..
Dia tidak perlu orang mendekatinya, dia tidak perlu orang untuk menghiburnya. Yang dia perlukan hanya beberapa menit/detiknya untuk ketenangan batin..
Menangis merupakan dinamika emosi yang ada di setiap manusia. Hanya orang munafik yang tidak menerima untuk menangis..
Ketika seorang pria menangis, Itu adalah usaha terakhir dia setelah segala perjuangannya
Ketika kau memeluknya Ia akan berada di sampingmu dan akan terus menjagamu
Ketika engkau melepaskannya dia tidak akan bisa menjadi dirinya sendiri
Seorang Pria pantang menangis Kecuali ketika segala sesuatu sudah diupayakannya untuk orang yang dia cintai
Dia akan menjadi lemah
Seorang pria takkan menangis Kecuali pada orang yang dikasihinya Dia akan melepaskan harga dirinya untuk orang yang dianggapnya berharga
Ketika seorang Pria sampai menangis di hadapanmu, hai wanita, Janganlah Menyerah dengan dia, Bertahanlah hingga semua selesai!!
Ketika dia menangis di depanmu, Lihat matanya, lihat kesedihannya, lihat lukanya!! dapatkah kau rasakan apa yang dia rasakan?
Dia menangis bukan karena dia lemah, bukan karena dia cengeng, tapi dia menangis karena itulah hal terakhir yang akan dia lakukan Agar kau mengerti apa yang dia rasakan
Ia menangis, Karena berdiri tegar di hadapanmu dan sudah tidak mampu ia lakukan dihadapanmu
Karena ia sudah membuang hal yang paling penting dalam hidupnya Harga dirinya,untuk ia bisa bersamamu, ketika seorang pria sampai menangis di hadapanmu :(
Pikirkan lagi,
Banyak orang berkata, Pria menggunakan rasio dan logika saja Tapi tahukah kamu, itulah alat yang membuat pria terlihat tegar dan menutupi perasaan mereka.. Mereka juga punya perasaan!!
Pikirkanlah lagi,
Karena mungkin suatu hari
Akan terlambat waktunya untuk menyesal
Akan terlambat untuk berkata "Maaf" karena bagi saya seorang pria itu wajar menangis ..
Wednesday, November 3, 2010
Belagio Butik Mall Apartement
Wednesday, October 13, 2010
MANAJER PEMASARAN
MANAJER PEMASARAN
manajer pemasaran adalah menguji pandangan. Esensinya, pekerjaan ini adalah meyakinkan kemenangan perusahaan atau organisasi dan menopang pusat pasar serta cerdas mengatur empat inti proses pemasaran dalam keadaan yang sesuai dengan sistem makro dan mikro bisnis.
Manajer pemasaran adalah ahli khusus pengetahuan pemasaran dan menyatukan kemampuan dengan kelimuan lainnya. Hirarki organisasi, pemasaran adalah “rumah” kemampuan - suatu tempat sebagai modal intelektual dalam memelihara pemasaran dan mempertinggi persaingan secara tersendiri.
Tugas-tugas dan keterampilan yang menyertai pemasar sebagai pelaksana dan pembantu pelaksana digambarkan sebagai proses inti. (Juga menyediakan peta pedoman yang efektif serta buku sandaran). Sifat dasar kompetensi pemasaran , sebaik seperti laba dan masalah mengelola pemasaran antar bagian dan ditunjukkan untuk mengulang desain proses inti. Akhirnya, konteks internasional mengenai pekerjaan manajer pemasaran adalah hal penting.
Tingkatan manajer
Piramida jumlah karyawan pada organisasi dengan struktur tradisional, berdasarkan tingkatannya.
Pada organisasi berstruktur tradisional, manajer sering dikelompokan menjadi manajer puncak, manajer tingkat menengah, dan manajer lini pertama (biasanya digambarkan dengan bentuk piramida, di mana jumlah karyawan lebih besar di bagian bawah daripada di puncak).
Manejemen lini pertama (first-line management), dikenal pula dengan istilah manajemen operasional, merupakan manajemen tingkatan paling rendah yang bertugas memimpin dan mengawasi karyawan non-manajerial yang terlibat dalam proses produksi. Mereka sering disebut penyelia (supervisor), manajer shift, manajer area, manajer kantor, manajer departemen, atau mandor (foreman).
Manajemen tingkat menengah (middle management) mencakup semua manajemen yang berada di antara manajer lini pertama dan manajemen puncak dan bertugas sebagai penghubung antara keduanya. Jabatan yang termasuk manajer menengah di antaranya kepala bagian, pemimpin proyek, manajer pabrik, atau manajer divisi.
Manajemen puncak (top management), dikenal pula dengan istilah executive officer, bertugas merencanakan kegiatan dan strategi perusahaan secara umum dan mengarahkan jalannya perusahaan. Contoh top manajemen adalah CEO (Chief Executive Officer), CIO (Chief Information Officer), dan CFO (Chief Financial Officer).
Pekerjaan Manajer Pemasaran
Pekerjaan manajer pemasaran memiliki beberapa dimensi. Dia mampu menciptakan dan memelihara kenyataan untuk memustkan organisasi pasar. Manajer harus mengurus kepemimpinan secara langsung pada tim pemasarannya; bertanggung jawab untuk berkreasi, memperhatikan dan menganalisa pelanggang, pasar, pesaing dan hubungan relasi mereka, memeiliki keterampilan menganalisa, menempatkan perkembangan dan kemampuan untuk memahami secara sistem :
- Pelanggan dan lingkungannya,
- Struktur pasar, ukuran dan trend,
- Kebutuhan penelitian pemasaran dan struktur penelitian,
- Pesaing, kekuatan dan kelemahan seperti lingkungan,
- Struktur industri dan kekuatan pasar berdampak persaingan lingkungan,
- Sumber-sumber perusahaan dan kompetensi, kekuatan dan kelemahan.
Manajer pemasaran bekerja dengan pimpinan eksekutif dan top manajer lain pada tingkatan hukum dan menerapkan konsep dan mengembangkan secara menyeluruh tujuan, misi dan strategi perusahaan.
Manajemen pemasaran yang diarahkan pada penempatan persaingan produk atau layanan dengan pilihan pasar dan melibatkan pilihan produk, harga, komunikasi dan penjualan, distribusi, sebaik mengembangkan sistem penampilan menejemen dan langkah-langkah memonitor dan pelaksanaan penyesuaiannya antara lain :
- Keputusan tentang posisi persaingan produk perusahaan dan pelayanan yang tepat - siapa untuk melayani dalam pilihan pasar dan apa hasilnya – atau berkas-berkas keuntungan - mungkin usulan pelaggan.
- Keputusan tentang produk atau pilihan pelayanan – tepatnya apa sumbangan dengan tanda-tanda dan karakter yang akan membawa perusahaan ke pasaran.
Keputusan tentang kebijakan harga – tepatnya harga yang akan dibayar dari sumbanagn perusahaan pada level lain dalam sistem bisnis sampai konsumsi akhir.
Keputusan tentang kebijakan komunikasi – tepatnya informasi apa yang akan disediakan pasar bagi perusahaan dan sumbangan bagi pelanggang potensial, perubahan dan anggota sistem bisnis yang pantas diberitahukan dan pendekatan melaksanakan bisnis dengan perusahaan.
- Keputusan tentang kebijakan distribusi – tepatnya bagaimana produk perusahaan atau pelayanan sampai ke pemakai akhir, menyediakan pilihan dan komitmen memer lain dari sistem bisnis, siapa yang menanggulangi produk atau rencana layanan dan implementasi sistem logistik secara fisik (truk, dll), elektronika dan lainnya, menggerakan sumbangan perusahaan dimana mereka inginkan.
Pelaksanaan strategi melibatkan tindakan keputusan dalam bentuk pengembangan program, rencana tindakan, budget tahunan dan desain penampilan sistem manajemen dan kriteria. Ini memungkinkan pelaksanan keputusan dan konsekuensi mereka menjadi dimonitor, koreksi tindakan yang menempatkan dimana keperluan dan memastikan belajar secara efektif pada tempatnya.
Pekerjaan manajer pemasaran dalam kontek proses pengembangan produk baru. Catatan perusahaan yang bagus dan pelayanan adalah perkembangan secara menetap. Manajer pemasaran harus memiliki pemahaman penuh mengenai hubungan timbal balik pemasaran dan desain, apresisasi tugas desain kelas satu dalam strategi superior.
Tugas-Tugas Manajer Pemasaran
A. Pengambilan semua keputusan dalam pemasaran meliputi :
- mendefinisikan masalah, harus mengetahui dulu masalahnya dan mampu untuk mengindetifikasikan masalah.
- merumuskan berbagai alternatif, menentukan berbagai cara alternatif penyelesaian terhadap masalah yang dihadapi.
- menganalisa alternatif, menilai alternatif yang dikumpulkan. Dengan suatu analisa maka manajer diarahkan untuk mengambil kesimpulan yang disertai dengan pernyataan untuk menentukan kebaikan dan keburukannya.
- mengambil resiko penyelesaian dan menyarankan suatu rencana tindakan, meskipun kenyataan, kesempatan dan resiko yang dihadapi sama.
B. Pengambilan Keputusan dengan Marketing Mix meliputi:
harga, promosi dan distribusi
umumnya bahwa semakin besar usaha-usaha yg dikeluarkan dalam marketing mix, akan semakin besar pula penjualannya. tetapi ada batasan atau sesuai dengan porsinya.
C. Model Pengambilan Keputusan meliputi :
- Analisa Pasar
- Memonitor Lingkungan seperti demografi, kondisi prekonomian, sosial dan kebudayaan, politik dan hukum, teknologi dan persaingan
- Menentukan tujuan produk seperti pengembangan investasi, laba dan market share atau volume penjualan.
- Menentukan marketing mix
D. Manajer Pemasaran sebagai proses penjualan produk
- mempelajari kebutuhan dan keinginan konsumen
- mengembangkan konsep produk
- menguji berlakunya konsep produk
- membuat design produk
- mengembangkan pembukusan dan merk
- menetapkan harga
- mengatur distribusi
- menciptakan komunikasi pemasaran yg efektif
- memeriksa penjualan
- memperhatikan kepuasan konsumen
- memperbaiki dan mengembangkan rencana pemasaran
E. Tanggung Jawab Manajer Pemasaran
- Manajer pemasaran bertanggung-jawab terhadap manajemen bagian pemasaran
- Manajer pemasaran bertanggung-jawab terhadap perolehan hasil penjualan dan penggunaan dana promosi
- Manajer pemasaran sebagai koordinator manajer produk dan manajer penjualan
- Manajer pemasaran membina bagian pemasaran dan membimbing seluruh karyawan dibagian pemasaran
- Manajer pemasaran membuat laporan pemasaran kepada direksi
Keterampilan manajer
1. Keterampilan konseptual
Manajer tingkat atas (top manager) harus memiliki keterampilan untuk membuat konsep, ide, dan gagasan demi kemajuan organisasi. Gagasan atau ide serta konsep tersebut kemudian haruslah dijabarkan menjadi suatu rencana kegiatan untuk mewujudkan gagasan atau konsepnya itu. Proses penjabaran ide menjadi suatu rencana kerja yang kongkret itu biasanya disebut sebagai proses perencanaan atau planning. Oleh karena itu, keterampilan konsepsional juga meruipakan keterampilan untuk membuat rencana kerja.
2. Keterampilan berhubungan dengan orang lain (humanity skill)
Selain kemampuan konsepsional, manajer juga perlu dilengkapi dengan keterampilan berkomunikasi atau keterampilan berhubungan dengan orang lain, yang disebut juga keterampilan kemanusiaan. Komunikasi yang persuasif harus selalu diciptakan oleh manajer terhadap bawahan yang dipimpinnya. Dengan komunikasi yang persuasif, bersahabat, dan kebapakan akan membuat karyawan merasa dihargai dan kemudian mereka akan bersikap terbuka kepada atasan. Keterampilan berkomunikasi diperlukan, baik pada tingkatan manajemen atas, menengah, maupun bawah.
3. Keterampilan teknis (technical skill)
Keterampilan ini pada umumnya merupakan bekal bagi manajer pada tingkat yang lebih rendah. Keterampilan teknis ini merupakan kemampuan untuk menjalankan suatu pekerjaan tertentu, misalnya menggunakan program komputer, memperbaiki mesin, membuat kursi, akuntansi dan lain-lain.
4. Keterampilan manajemen waktu
Merupakan keterampilan yang merujuk pada kemampuan seorang manajer untuk menggunakan waktu yang dimilikinya secara bijaksana. waktu yang dimiliki tetap merupakan aset berharga, dan menyianyiakannya berarti membuang-buang uang dan mengurangi produktivitas perusahaan.
5. Keterampilan membuat keputusan
Merupakan kemampuan untuk mendefinisikan masalah dan menentukan cara terbaik dalam memecahkannya. Kemampuan membuat keputusan adalah yang paling utama bagi seorang manajer, terutama bagi kelompok manajer atas (top manager). Pertama, seorang manajer harus mendefinisikan masalah dan mencari berbagai alternatif yang dapat diambil untuk menyelesaikannya. Kedua, manajer harus mengevaluasi setiap alternatif yang ada dan memilih sebuah alternatif yang dianggap paling baik. Dan terakhir, manajer harus mengimplementasikan alternatif yang telah ia pilih serta mengawasi dan mengevaluasinya agar tetap berada di jalur yang benar.
Etika Manajerial
Perilaku terhadap karyawan
Kategori ini meliputi aspek perekrutan, pemecatan, kondisi upah dan kerja, serta ruang pribadi dan penghormatan. Pedoman etis dan hukum mengemukakan bahwa keputusan perekrutan dan pemecatan harus didasarkan hanya pada kemampuan untuk melakukan pekerjaan. Perilaku yang secara umum dianggap tidak etis dalam kategori ini misalnya mengurangi upah pekerja karena tahu pekerja itu tidak bisa mengeluh lantaran takut kehilangan pekerjaannya.
Perilaku terhadap organisasi
Permasalahan etika juga terjadi dalam hubungan pekerja dengan organisasinya. Masalah yang terjadi terutama menyangkut tentang kejujuran, konflik kepentingan, dan kerahasiaan. Masalah kejujuran yang sering terjadi di antaranya menggelembungkan anggaran atau mencuri barang milik perusahaan. Konflik kepentingan terjadi ketika seorang individu melakukan tindakan untuk menguntungkan diri sendiri, namun merugikan atasannya. Misalnya, menerima suap Sementara itu, masalah pelanggaran etika yang berhubungan dengan kerahasiaan di antaranya menjual atau membocorkan rahasia perusahaan kepada pihak lain.
Perilaku terhadap agen ekonomi lainnya
Seorang manajer juga harus menjalankan etika ketika berhubungan dengan agen-agen ekonomi lain—seperti pelanggan, pesaing, pemegang saham, pemasok, distributor, dan serikat buruh.
manajer pemasaran adalah menguji pandangan. Esensinya, pekerjaan ini adalah meyakinkan kemenangan perusahaan atau organisasi dan menopang pusat pasar serta cerdas mengatur empat inti proses pemasaran dalam keadaan yang sesuai dengan sistem makro dan mikro bisnis.
Manajer pemasaran adalah ahli khusus pengetahuan pemasaran dan menyatukan kemampuan dengan kelimuan lainnya. Hirarki organisasi, pemasaran adalah “rumah” kemampuan - suatu tempat sebagai modal intelektual dalam memelihara pemasaran dan mempertinggi persaingan secara tersendiri.
Tugas-tugas dan keterampilan yang menyertai pemasar sebagai pelaksana dan pembantu pelaksana digambarkan sebagai proses inti. (Juga menyediakan peta pedoman yang efektif serta buku sandaran). Sifat dasar kompetensi pemasaran , sebaik seperti laba dan masalah mengelola pemasaran antar bagian dan ditunjukkan untuk mengulang desain proses inti. Akhirnya, konteks internasional mengenai pekerjaan manajer pemasaran adalah hal penting.
Tingkatan manajer
Piramida jumlah karyawan pada organisasi dengan struktur tradisional, berdasarkan tingkatannya.
Pada organisasi berstruktur tradisional, manajer sering dikelompokan menjadi manajer puncak, manajer tingkat menengah, dan manajer lini pertama (biasanya digambarkan dengan bentuk piramida, di mana jumlah karyawan lebih besar di bagian bawah daripada di puncak).
Manejemen lini pertama (first-line management), dikenal pula dengan istilah manajemen operasional, merupakan manajemen tingkatan paling rendah yang bertugas memimpin dan mengawasi karyawan non-manajerial yang terlibat dalam proses produksi. Mereka sering disebut penyelia (supervisor), manajer shift, manajer area, manajer kantor, manajer departemen, atau mandor (foreman).
Manajemen tingkat menengah (middle management) mencakup semua manajemen yang berada di antara manajer lini pertama dan manajemen puncak dan bertugas sebagai penghubung antara keduanya. Jabatan yang termasuk manajer menengah di antaranya kepala bagian, pemimpin proyek, manajer pabrik, atau manajer divisi.
Manajemen puncak (top management), dikenal pula dengan istilah executive officer, bertugas merencanakan kegiatan dan strategi perusahaan secara umum dan mengarahkan jalannya perusahaan. Contoh top manajemen adalah CEO (Chief Executive Officer), CIO (Chief Information Officer), dan CFO (Chief Financial Officer).
Pekerjaan Manajer Pemasaran
Pekerjaan manajer pemasaran memiliki beberapa dimensi. Dia mampu menciptakan dan memelihara kenyataan untuk memustkan organisasi pasar. Manajer harus mengurus kepemimpinan secara langsung pada tim pemasarannya; bertanggung jawab untuk berkreasi, memperhatikan dan menganalisa pelanggang, pasar, pesaing dan hubungan relasi mereka, memeiliki keterampilan menganalisa, menempatkan perkembangan dan kemampuan untuk memahami secara sistem :
- Pelanggan dan lingkungannya,
- Struktur pasar, ukuran dan trend,
- Kebutuhan penelitian pemasaran dan struktur penelitian,
- Pesaing, kekuatan dan kelemahan seperti lingkungan,
- Struktur industri dan kekuatan pasar berdampak persaingan lingkungan,
- Sumber-sumber perusahaan dan kompetensi, kekuatan dan kelemahan.
Manajer pemasaran bekerja dengan pimpinan eksekutif dan top manajer lain pada tingkatan hukum dan menerapkan konsep dan mengembangkan secara menyeluruh tujuan, misi dan strategi perusahaan.
Manajemen pemasaran yang diarahkan pada penempatan persaingan produk atau layanan dengan pilihan pasar dan melibatkan pilihan produk, harga, komunikasi dan penjualan, distribusi, sebaik mengembangkan sistem penampilan menejemen dan langkah-langkah memonitor dan pelaksanaan penyesuaiannya antara lain :
- Keputusan tentang posisi persaingan produk perusahaan dan pelayanan yang tepat - siapa untuk melayani dalam pilihan pasar dan apa hasilnya – atau berkas-berkas keuntungan - mungkin usulan pelaggan.
- Keputusan tentang produk atau pilihan pelayanan – tepatnya apa sumbangan dengan tanda-tanda dan karakter yang akan membawa perusahaan ke pasaran.
Keputusan tentang kebijakan harga – tepatnya harga yang akan dibayar dari sumbanagn perusahaan pada level lain dalam sistem bisnis sampai konsumsi akhir.
Keputusan tentang kebijakan komunikasi – tepatnya informasi apa yang akan disediakan pasar bagi perusahaan dan sumbangan bagi pelanggang potensial, perubahan dan anggota sistem bisnis yang pantas diberitahukan dan pendekatan melaksanakan bisnis dengan perusahaan.
- Keputusan tentang kebijakan distribusi – tepatnya bagaimana produk perusahaan atau pelayanan sampai ke pemakai akhir, menyediakan pilihan dan komitmen memer lain dari sistem bisnis, siapa yang menanggulangi produk atau rencana layanan dan implementasi sistem logistik secara fisik (truk, dll), elektronika dan lainnya, menggerakan sumbangan perusahaan dimana mereka inginkan.
Pelaksanaan strategi melibatkan tindakan keputusan dalam bentuk pengembangan program, rencana tindakan, budget tahunan dan desain penampilan sistem manajemen dan kriteria. Ini memungkinkan pelaksanan keputusan dan konsekuensi mereka menjadi dimonitor, koreksi tindakan yang menempatkan dimana keperluan dan memastikan belajar secara efektif pada tempatnya.
Pekerjaan manajer pemasaran dalam kontek proses pengembangan produk baru. Catatan perusahaan yang bagus dan pelayanan adalah perkembangan secara menetap. Manajer pemasaran harus memiliki pemahaman penuh mengenai hubungan timbal balik pemasaran dan desain, apresisasi tugas desain kelas satu dalam strategi superior.
Tugas-Tugas Manajer Pemasaran
A. Pengambilan semua keputusan dalam pemasaran meliputi :
- mendefinisikan masalah, harus mengetahui dulu masalahnya dan mampu untuk mengindetifikasikan masalah.
- merumuskan berbagai alternatif, menentukan berbagai cara alternatif penyelesaian terhadap masalah yang dihadapi.
- menganalisa alternatif, menilai alternatif yang dikumpulkan. Dengan suatu analisa maka manajer diarahkan untuk mengambil kesimpulan yang disertai dengan pernyataan untuk menentukan kebaikan dan keburukannya.
- mengambil resiko penyelesaian dan menyarankan suatu rencana tindakan, meskipun kenyataan, kesempatan dan resiko yang dihadapi sama.
B. Pengambilan Keputusan dengan Marketing Mix meliputi:
harga, promosi dan distribusi
umumnya bahwa semakin besar usaha-usaha yg dikeluarkan dalam marketing mix, akan semakin besar pula penjualannya. tetapi ada batasan atau sesuai dengan porsinya.
C. Model Pengambilan Keputusan meliputi :
- Analisa Pasar
- Memonitor Lingkungan seperti demografi, kondisi prekonomian, sosial dan kebudayaan, politik dan hukum, teknologi dan persaingan
- Menentukan tujuan produk seperti pengembangan investasi, laba dan market share atau volume penjualan.
- Menentukan marketing mix
D. Manajer Pemasaran sebagai proses penjualan produk
- mempelajari kebutuhan dan keinginan konsumen
- mengembangkan konsep produk
- menguji berlakunya konsep produk
- membuat design produk
- mengembangkan pembukusan dan merk
- menetapkan harga
- mengatur distribusi
- menciptakan komunikasi pemasaran yg efektif
- memeriksa penjualan
- memperhatikan kepuasan konsumen
- memperbaiki dan mengembangkan rencana pemasaran
E. Tanggung Jawab Manajer Pemasaran
- Manajer pemasaran bertanggung-jawab terhadap manajemen bagian pemasaran
- Manajer pemasaran bertanggung-jawab terhadap perolehan hasil penjualan dan penggunaan dana promosi
- Manajer pemasaran sebagai koordinator manajer produk dan manajer penjualan
- Manajer pemasaran membina bagian pemasaran dan membimbing seluruh karyawan dibagian pemasaran
- Manajer pemasaran membuat laporan pemasaran kepada direksi
Keterampilan manajer
1. Keterampilan konseptual
Manajer tingkat atas (top manager) harus memiliki keterampilan untuk membuat konsep, ide, dan gagasan demi kemajuan organisasi. Gagasan atau ide serta konsep tersebut kemudian haruslah dijabarkan menjadi suatu rencana kegiatan untuk mewujudkan gagasan atau konsepnya itu. Proses penjabaran ide menjadi suatu rencana kerja yang kongkret itu biasanya disebut sebagai proses perencanaan atau planning. Oleh karena itu, keterampilan konsepsional juga meruipakan keterampilan untuk membuat rencana kerja.
2. Keterampilan berhubungan dengan orang lain (humanity skill)
Selain kemampuan konsepsional, manajer juga perlu dilengkapi dengan keterampilan berkomunikasi atau keterampilan berhubungan dengan orang lain, yang disebut juga keterampilan kemanusiaan. Komunikasi yang persuasif harus selalu diciptakan oleh manajer terhadap bawahan yang dipimpinnya. Dengan komunikasi yang persuasif, bersahabat, dan kebapakan akan membuat karyawan merasa dihargai dan kemudian mereka akan bersikap terbuka kepada atasan. Keterampilan berkomunikasi diperlukan, baik pada tingkatan manajemen atas, menengah, maupun bawah.
3. Keterampilan teknis (technical skill)
Keterampilan ini pada umumnya merupakan bekal bagi manajer pada tingkat yang lebih rendah. Keterampilan teknis ini merupakan kemampuan untuk menjalankan suatu pekerjaan tertentu, misalnya menggunakan program komputer, memperbaiki mesin, membuat kursi, akuntansi dan lain-lain.
4. Keterampilan manajemen waktu
Merupakan keterampilan yang merujuk pada kemampuan seorang manajer untuk menggunakan waktu yang dimilikinya secara bijaksana. waktu yang dimiliki tetap merupakan aset berharga, dan menyianyiakannya berarti membuang-buang uang dan mengurangi produktivitas perusahaan.
5. Keterampilan membuat keputusan
Merupakan kemampuan untuk mendefinisikan masalah dan menentukan cara terbaik dalam memecahkannya. Kemampuan membuat keputusan adalah yang paling utama bagi seorang manajer, terutama bagi kelompok manajer atas (top manager). Pertama, seorang manajer harus mendefinisikan masalah dan mencari berbagai alternatif yang dapat diambil untuk menyelesaikannya. Kedua, manajer harus mengevaluasi setiap alternatif yang ada dan memilih sebuah alternatif yang dianggap paling baik. Dan terakhir, manajer harus mengimplementasikan alternatif yang telah ia pilih serta mengawasi dan mengevaluasinya agar tetap berada di jalur yang benar.
Etika Manajerial
Perilaku terhadap karyawan
Kategori ini meliputi aspek perekrutan, pemecatan, kondisi upah dan kerja, serta ruang pribadi dan penghormatan. Pedoman etis dan hukum mengemukakan bahwa keputusan perekrutan dan pemecatan harus didasarkan hanya pada kemampuan untuk melakukan pekerjaan. Perilaku yang secara umum dianggap tidak etis dalam kategori ini misalnya mengurangi upah pekerja karena tahu pekerja itu tidak bisa mengeluh lantaran takut kehilangan pekerjaannya.
Perilaku terhadap organisasi
Permasalahan etika juga terjadi dalam hubungan pekerja dengan organisasinya. Masalah yang terjadi terutama menyangkut tentang kejujuran, konflik kepentingan, dan kerahasiaan. Masalah kejujuran yang sering terjadi di antaranya menggelembungkan anggaran atau mencuri barang milik perusahaan. Konflik kepentingan terjadi ketika seorang individu melakukan tindakan untuk menguntungkan diri sendiri, namun merugikan atasannya. Misalnya, menerima suap Sementara itu, masalah pelanggaran etika yang berhubungan dengan kerahasiaan di antaranya menjual atau membocorkan rahasia perusahaan kepada pihak lain.
Perilaku terhadap agen ekonomi lainnya
Seorang manajer juga harus menjalankan etika ketika berhubungan dengan agen-agen ekonomi lain—seperti pelanggan, pesaing, pemegang saham, pemasok, distributor, dan serikat buruh.
Tuesday, September 28, 2010
Ekonomi Koperasi
Bagi Masyarakat Indonesia, Koperasi sudah tidak asing lagi, karena kita sudah merasakan jasa Koperasi dalam rangka keluar dari kesulitan hutang lintah darat. Secara harfiah Kpoerasi yang berasal dari bahasa Inggris Coperation terdiri dari dua suku kata :
- Co yang berarti bersama
- Operation = bekerja
Jadi koperasi berarti bekerja sama, sehingga setiap bentuk kerja sama dapat disebut koperasi.
Pengertian pengertian pokok tentang Koperasi :
1. Merupakan perkumpulan orang orang termasuk badan hukum yang mempunyai kepentingan dan tujuan yang sama.
2. Menggabungkan diri secara sukarela menjadi anggota dan mempunyai hak dan kewajiban yang sama sebagai pencerminan demokrasi dalam ekonomi.
3. Kerugian dan keuntungan ditanggung dan dinikmati bersama secara adil.
4. Pengawasan dilakukan oleh anggota.
5. Mempunyai sifat saling tolong menolong.
6. Membayar sejumlah uang sebagai simpanan pokok dan simpanan wajib sebagai syarat menjadi anggota.
Sebetulnya suatu definisi itu meskipun banyak persamaannya, tetapi orang banyak yang memberi tekanan pada salah satu unsurnya. Hal ini tergantung pada perbedaan segi pandangan palsafah hidup orang yang mengemukakan tentang Koperasi, sebagai pelengkap dari pengertian koperasi menurut UU No. 12/1967 (undang undang pertama mengenai Koperasi Indonesia), diantaranya :
- Dr.C.C. Taylor
Beliau adalah seorang ahli ilmu Sosiologi, dapat diperkirakan tinjauan beliau adalah tinjauan yang menganggap bahwa Koperasi adalah konsep sosiologi. Menurutnya koperasi ada dua ide dasar yang bersifat sosiologi yang penting dalam pengertian kerja sama :
a. Pada dasarnya orang lebih menyukai hubungan dengan orang lain secara langsung. Hubungan paguyuban lebih disukai daripada hubungan yang bersifat pribadi.
b. Manusia (orang) lebih menyukai hidup bersama yang salig menguntungkan dan damai daripada persaingan.
Sesuai dengan pandangan Taylor tersebut Koperasi dianggap lebih bersifat perkumpulan orang daripada perkumpulan modal, selain dari sudut pandang ETIS/ RELIGIOUS dan sudut pandang EKONOMIS.
- Intenational Labour Office (ILO)
Menurut ILO definisi koperasi adalah sebagai berikut :
Cooperation is an association of person, usually of limited means, who have voluntaily joined together to achieve a common economic and through the formation of a democratically controlled businnes organization, making equitable
contribution of the capital required and eccepting a fair share of the risk and benefits of the undertaking.
Definisi di atas terdiri dari unsur unsur berikut :
a. Kumpulan orang orang
b. Bersifat sukarela
c. Mempunyai tujuan ekonomi bersama
d. Organisasi usaha yang dikendalikan secara demokratis
e. Kontribusi modal yang adil
f. Menanggung kerugian bersama dan menerima keuntungan secara adil.
- Margaret Digby
Menulis tentang “ The World Cooperative Movement “ mengatakan bahwa koperasi adalah :
a. Kerjasama dan siap untuk menolong
b. Adalah suatu usaha swasta tetapi ada perbedaan dengan badan usaha swasta lain dalam hal cara untuk mencapai tujuannya dan penggunaan alatnya.
- Dr. C.R Fay
Suatu perserikatan dengan tujuan berusaha bersama yang terdiri atas mereka yang lemah dan diusahakan selalu dengan semangan tidak memikirkan diri sendiri sedemikian rupa. Sehingga masing masing sanggup menjalankan kewajibannya sebagai anggota dan mendapat imbalan sebanding dengan tingkat hubungan mereka dengan perserikatan itu.
- Dr. G. Mladenata
Didalam bukunya “ Histoire des Doctrines Cooperative “ mengemukakan bahwa koperasi terdiri atas produsen produsen kecil yang tergabung secara sukarela untuk mencapai tujuan bersama ,dengan saling bertukar jasa secara kolektif dan menanggung resiko bersama dengan mengerjakan sumber sumber yang disumbangkan oleh anggota.
- H.E. Erdman
Bukunya “ Passing Monopoly as an aim of Cooperative” mengemukakan definisi sebagai berikut :
a. koperasi melayani anggota, yang macam pelayanannya sesuai dengan macam koperasi
b. rapat anggota memutuskan kebijakan dasar juga mengangkat dan meberhentikan pengurus
c. pengurus bertanggung jawab dalam menjalankan usaha dan dapat mengangkat karyawan untuk melaksanakan kebijaksanaan yang diterima dari rapat anggota.
d. Tiap anggota mempunyai hak satu suara dalam rapat anggota tahunan. Partisipasi anggota lebih diutamakan daripada modal yang dimasukan.
e. Anggota membayar simpanan pokok, wajib dan sukarela. Koperasi juga dimungkinkan meminjam modal dari luar.
f. Koperasi membayar bunga pinjaman sesuai dengan batas yang berlaku yaitu sesuai dengan tingginya yang berlaku di masyarakat.
g. SHU ( Sisa Hasil Usaha ) dibayar pada anggota yang besarnya sesuai dengan jasa anggota
j. Dalam hal mengalami kegagalan, anggota hanya bertanggung jawab sebesar simpananya di koperasi
- Frank Robotka
Bukunya yang berjudul “ A Theory of Cooperative “ menyakan bahwa penulis penulis Amerika serikat umumnya menerima ide ide tentang koperasi sebagai berikut :
a. koperasi adalah suatu bentuk badan usaha yang anggotanya merupakan langganannya. Koperasi diorganisasikan , diawasi dan dimiliki oleh para anggotanya yang bekerja untuk kemanfaatan mereka sendiri
b. praktek usahanya sesuai dengan prinsip prinsip Rochdale
c. Koperasi adalah suatu kebalikan dari persaingan yaitu bahwa anggota lebih bersifat kerja sama daripada bersaing diantara mereka
d. Koperasi bukan perkumpulan modal dan tidak mengejar keuntungan, lain dengan badan usaha bukan koperasi yang mengutamakan modal dan berusaha mendapatkan keuntungan
e. Keanggotaan koperasi berdasarkan atas perseorangan bukan atas dasar modal
- Dr. Muhammad Hatta
Dalam bukunya “ The Movement in Indonesia” beliau mengemukakan bahwa koperasi adalah usaha bersama untuk memperbaiki nasib penghidupan ekonomi berdasarka tolong menolong. Mereka didorong oleh keinginan memberi jasa pada kawan “ seorang buat semua dan semua buat seorang” inilah yang dinamakan Auto Aktivitas Golongan, terdiri dari :
a. Solidaritas
b. Individualitas
c. Menolong diri sendiri
d. Jujur
- UU No. 25 Tahun 1992 (Perkoperasian Indonesia)
Koperasi adalah Badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang beradasarkan atas dasar asas kekeluargaan.
Itulah beberapa pengertian mengenai Koperasi, yang sudah menjelaskan pengertian pengertian koperasi dari berbagai sisi. Namun jika hanya sebatas pengertian tidak akan cukup untuk lebih mengenal koperasi, maka akan dicoba menjelaskan selanjutnya mengenai hal hal apa saja yang ada di dalam manajemen koperasi.
2.1 Kurangnya pemahaman anggota/masyarakat terhadap koperasi dan Lebih Mengenal Koperasi…
APA KOPERASI ITU ?
Koperasi adalah Asosiasi orang orang yang bergabung dan melakukan usaha bersama atas dasar prinsip prinsip koperasi, sehingga mendapatkan manfaat yang lebih besar dengan biaya rendah melalui perusahaan yang dimiliki dan diawasi secara demokratis oleh anggotanya. Asosiasi berbeda dengan kelompok, asosiasi terdiri dari orang orang yang memiliki kepentingan yang sama, lazimnya yang menonjol adalah kepentingan ekonomi.
Tujuan koperasi yaitu menjadikan kondisi sosial dan ekonomi anggotanya lebih baik dibanding sebelum bergabung dengan koperasi.
APA PRINSIP KOPERASI ?
(UU No. 25 tahun 1992 tentang perkoperasian indonesia)
a.
1. Keanggotaanya sukarela dan terbuka. Yang keanggotaanya bersifat sukarela terbuka bagi semua orang yang bersedia mengunakan jasa jasanya, dan bersedia menerima tanggung jawab keanggotaan tanpa membedakan gender.
2. Pengawasan oleh anggota secara Demokratis. Anggota yang secara aktif menetapkan kebijakan dan membuat keputusan. Laki laki dan perempuan yang dipilih sebagai pengurus atau pengawas bertanggung jawab kepada rapat anggota. Dalam koperasi primer, anggota memiliki hak suara yang sama (satu anggota satu suara). Pada tingkatan lain koperasi juga dikelola secara demokratis.
3. Partisipasi anggota dalam kegiatan ekonomi. Anggota menyetorkan modal mereka secara adil dan melakukan pengawasan secara demokratis. Sebagian dari modal tersebut adalah milik bersama. Bila ada balas jasa terhadap modal diberikan secara terbatas. Anggota mengalokasikan SHU untuk beberapa atau semua tujuan seperti di bawah ini :
- mengembangkan koperasi. Caranya dengan membentuk dana cadangan, yang sebagian dari dana itu tidak dapat dibagikan.
- Dibagikan kepada anggota. Caranya seimbang berdasarkan trnsaksi mereka dengan koperasi.
- Mendukung kegiatan lainnya yang disepakati dalam rapat anggota.
b.
1. Otonomi dan kemandirian. Koperasi adalah organisasi yang otonom dan mandiri yang di awasi oleh anggotanya. Dalam setiap perjanjian dengan pihak luar ataupun dalam, syaratnya harus tetap menjamin adanya upaya pengawasan demokratis dari anggota dan tetap mempertahankan otonomi koperasi.
2. Pendidikan, Pelatihan, dan Informasi. Tujuanya adalah agar mereka dapat melaksanakan tugas dengan lebih efektif bagi perkembangan koperasi. Koperasi memberikan informasi kepada masyarakat umum, mengenai hakekat dan manfaat berkoperasi.
3. Kerja sama antar koperasi. Dengan bekerja sama secara lokal, nasional, regional dan internasional maka gerakan koperasi dapat melayani anggotanya dengan efektif serat dapat memperkuat gerakan koperasi.
4. Kepedulian terhadap masyarakat. Koperasi melakukan kegiatan untuk pengembangan masyarakat sekitarnya secara berkelanjutan melalui kebikjakan yang diputuskan oleh rapat anggota.
APA SAJA JENIS KOPERASI ?
Jenis koperasi didasrkan pada kesamaan usaha atau kepentingan ekonomi anggotanya. Dasar untuk menentukan jenis koperasi adalah kesamaan aktivitas, kepentingan dan kebutuhan ekonomi anggotanya. Jenisnya adalah :
a. Koperasi Produsen.
Koperasi produsen beranggotakan orang orang yang melakukan kegiatan produksi (produsen). Tujuannya adalah memberikan keuntungan yang sebesar besarnya bagi anggotanya dengan cara menekan biaya produksi serendah rendahnya dan menjual produk dengan harga setinggi tingginya. Untuk itu, pelayanan koperasi yang dapat digunakan oleh anggota adalah Pengadaan bahan baku dan Pemasaran produk anggotanya.
b. Koperasi Konsumen
Koperasi konsumen beranggotakan orang orang yang melakukan kegiatan konsumsi. Tujuannya adalah memberikan keuntungan yang sebesar besarnya bagi anggotanya dengan cara mengadakan barang atau jasa yang murah, berkualitas, dan mudah didapat. Contoh :
- koperasi simpan pinjam
- koperasi serba usaha ( konsumen)
APA KEWAJIBAN DAN HAK ANGGOTA ?
Anggota koperasimemiliki peran ganda, sebagai pemilik sekaligus pengguna pelayanan koperasi. Sebagai pemilik, anggota berpartisipasi dalam memodali, mengambil keputusan, mengawasi, dan menanggung resiko. Sebagai pengguna, anggota berpartisipasi dalam memanfaatkan pelayanan koperasi. Kewajiban adalah sesuatu yang harus dilaksanakan dan bila dilanggar, maka akan dikenakan sanksi. Sedangkan hak adalah sesuatu yang seharusnya diperoleh. Bila hak ini tidak terpenuhi, maka yang bersangkutan dapat menuntut. Tetapi bila hak tersebut tidak digunakan, maka tidak ada sanksi untuk itu.
Anggota koperasi berkewajiban :
1. mematuhi AD dan ART serta keputusan yang telah ditetapkan dalam Rapat Anggota.
2. menanda tangani perjanjian kontrak kebutuhan. Sehingga, anggota bemar benar sebagi pasar tetap dan potensial bagi koperasi.
3. menjadi pelangan tetap
4. memodali koperasi
5. mengembangkan dan memelihara kebersamaan atas dasar kekeluargaan
6. menjaga rahasia perusahaan dan organisasi koperasi kepada pihak luar
7. menanggung kerugian yang diderita koperasi, proporsional dengan modal yang disetor.
Anggota koperasi berhak :
1. Menghadiri, menyatakan pendapat dan memberikan suara dalam rapat anggota.
2. memilih pengurus dan pengawas
3. dipilih sebagai pengurus atau pengawas
4. meminta diadakan rapat anggota
5. mengemukakan pendapat kepada pengurus di luar rapat anggota, baik diminta atau tidak
6. memnfaatka pelayanan koperasi dan mendapat pelayanan yang samadengan anggota lain,
7. mendapat keterangan mengenai perkembangan koperasi
8. menyetujui atau mengubah AD / ART serta ketetapan lainnya.
Struktur Organisasi Koperasi
1. Rapat Anggota
2. Pengawas
3. Pengurus
4. Manajer
5. Komite
- Co yang berarti bersama
- Operation = bekerja
Jadi koperasi berarti bekerja sama, sehingga setiap bentuk kerja sama dapat disebut koperasi.
Pengertian pengertian pokok tentang Koperasi :
1. Merupakan perkumpulan orang orang termasuk badan hukum yang mempunyai kepentingan dan tujuan yang sama.
2. Menggabungkan diri secara sukarela menjadi anggota dan mempunyai hak dan kewajiban yang sama sebagai pencerminan demokrasi dalam ekonomi.
3. Kerugian dan keuntungan ditanggung dan dinikmati bersama secara adil.
4. Pengawasan dilakukan oleh anggota.
5. Mempunyai sifat saling tolong menolong.
6. Membayar sejumlah uang sebagai simpanan pokok dan simpanan wajib sebagai syarat menjadi anggota.
Sebetulnya suatu definisi itu meskipun banyak persamaannya, tetapi orang banyak yang memberi tekanan pada salah satu unsurnya. Hal ini tergantung pada perbedaan segi pandangan palsafah hidup orang yang mengemukakan tentang Koperasi, sebagai pelengkap dari pengertian koperasi menurut UU No. 12/1967 (undang undang pertama mengenai Koperasi Indonesia), diantaranya :
- Dr.C.C. Taylor
Beliau adalah seorang ahli ilmu Sosiologi, dapat diperkirakan tinjauan beliau adalah tinjauan yang menganggap bahwa Koperasi adalah konsep sosiologi. Menurutnya koperasi ada dua ide dasar yang bersifat sosiologi yang penting dalam pengertian kerja sama :
a. Pada dasarnya orang lebih menyukai hubungan dengan orang lain secara langsung. Hubungan paguyuban lebih disukai daripada hubungan yang bersifat pribadi.
b. Manusia (orang) lebih menyukai hidup bersama yang salig menguntungkan dan damai daripada persaingan.
Sesuai dengan pandangan Taylor tersebut Koperasi dianggap lebih bersifat perkumpulan orang daripada perkumpulan modal, selain dari sudut pandang ETIS/ RELIGIOUS dan sudut pandang EKONOMIS.
- Intenational Labour Office (ILO)
Menurut ILO definisi koperasi adalah sebagai berikut :
Cooperation is an association of person, usually of limited means, who have voluntaily joined together to achieve a common economic and through the formation of a democratically controlled businnes organization, making equitable
contribution of the capital required and eccepting a fair share of the risk and benefits of the undertaking.
Definisi di atas terdiri dari unsur unsur berikut :
a. Kumpulan orang orang
b. Bersifat sukarela
c. Mempunyai tujuan ekonomi bersama
d. Organisasi usaha yang dikendalikan secara demokratis
e. Kontribusi modal yang adil
f. Menanggung kerugian bersama dan menerima keuntungan secara adil.
- Margaret Digby
Menulis tentang “ The World Cooperative Movement “ mengatakan bahwa koperasi adalah :
a. Kerjasama dan siap untuk menolong
b. Adalah suatu usaha swasta tetapi ada perbedaan dengan badan usaha swasta lain dalam hal cara untuk mencapai tujuannya dan penggunaan alatnya.
- Dr. C.R Fay
Suatu perserikatan dengan tujuan berusaha bersama yang terdiri atas mereka yang lemah dan diusahakan selalu dengan semangan tidak memikirkan diri sendiri sedemikian rupa. Sehingga masing masing sanggup menjalankan kewajibannya sebagai anggota dan mendapat imbalan sebanding dengan tingkat hubungan mereka dengan perserikatan itu.
- Dr. G. Mladenata
Didalam bukunya “ Histoire des Doctrines Cooperative “ mengemukakan bahwa koperasi terdiri atas produsen produsen kecil yang tergabung secara sukarela untuk mencapai tujuan bersama ,dengan saling bertukar jasa secara kolektif dan menanggung resiko bersama dengan mengerjakan sumber sumber yang disumbangkan oleh anggota.
- H.E. Erdman
Bukunya “ Passing Monopoly as an aim of Cooperative” mengemukakan definisi sebagai berikut :
a. koperasi melayani anggota, yang macam pelayanannya sesuai dengan macam koperasi
b. rapat anggota memutuskan kebijakan dasar juga mengangkat dan meberhentikan pengurus
c. pengurus bertanggung jawab dalam menjalankan usaha dan dapat mengangkat karyawan untuk melaksanakan kebijaksanaan yang diterima dari rapat anggota.
d. Tiap anggota mempunyai hak satu suara dalam rapat anggota tahunan. Partisipasi anggota lebih diutamakan daripada modal yang dimasukan.
e. Anggota membayar simpanan pokok, wajib dan sukarela. Koperasi juga dimungkinkan meminjam modal dari luar.
f. Koperasi membayar bunga pinjaman sesuai dengan batas yang berlaku yaitu sesuai dengan tingginya yang berlaku di masyarakat.
g. SHU ( Sisa Hasil Usaha ) dibayar pada anggota yang besarnya sesuai dengan jasa anggota
j. Dalam hal mengalami kegagalan, anggota hanya bertanggung jawab sebesar simpananya di koperasi
- Frank Robotka
Bukunya yang berjudul “ A Theory of Cooperative “ menyakan bahwa penulis penulis Amerika serikat umumnya menerima ide ide tentang koperasi sebagai berikut :
a. koperasi adalah suatu bentuk badan usaha yang anggotanya merupakan langganannya. Koperasi diorganisasikan , diawasi dan dimiliki oleh para anggotanya yang bekerja untuk kemanfaatan mereka sendiri
b. praktek usahanya sesuai dengan prinsip prinsip Rochdale
c. Koperasi adalah suatu kebalikan dari persaingan yaitu bahwa anggota lebih bersifat kerja sama daripada bersaing diantara mereka
d. Koperasi bukan perkumpulan modal dan tidak mengejar keuntungan, lain dengan badan usaha bukan koperasi yang mengutamakan modal dan berusaha mendapatkan keuntungan
e. Keanggotaan koperasi berdasarkan atas perseorangan bukan atas dasar modal
- Dr. Muhammad Hatta
Dalam bukunya “ The Movement in Indonesia” beliau mengemukakan bahwa koperasi adalah usaha bersama untuk memperbaiki nasib penghidupan ekonomi berdasarka tolong menolong. Mereka didorong oleh keinginan memberi jasa pada kawan “ seorang buat semua dan semua buat seorang” inilah yang dinamakan Auto Aktivitas Golongan, terdiri dari :
a. Solidaritas
b. Individualitas
c. Menolong diri sendiri
d. Jujur
- UU No. 25 Tahun 1992 (Perkoperasian Indonesia)
Koperasi adalah Badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang beradasarkan atas dasar asas kekeluargaan.
Itulah beberapa pengertian mengenai Koperasi, yang sudah menjelaskan pengertian pengertian koperasi dari berbagai sisi. Namun jika hanya sebatas pengertian tidak akan cukup untuk lebih mengenal koperasi, maka akan dicoba menjelaskan selanjutnya mengenai hal hal apa saja yang ada di dalam manajemen koperasi.
2.1 Kurangnya pemahaman anggota/masyarakat terhadap koperasi dan Lebih Mengenal Koperasi…
APA KOPERASI ITU ?
Koperasi adalah Asosiasi orang orang yang bergabung dan melakukan usaha bersama atas dasar prinsip prinsip koperasi, sehingga mendapatkan manfaat yang lebih besar dengan biaya rendah melalui perusahaan yang dimiliki dan diawasi secara demokratis oleh anggotanya. Asosiasi berbeda dengan kelompok, asosiasi terdiri dari orang orang yang memiliki kepentingan yang sama, lazimnya yang menonjol adalah kepentingan ekonomi.
Tujuan koperasi yaitu menjadikan kondisi sosial dan ekonomi anggotanya lebih baik dibanding sebelum bergabung dengan koperasi.
APA PRINSIP KOPERASI ?
(UU No. 25 tahun 1992 tentang perkoperasian indonesia)
a.
1. Keanggotaanya sukarela dan terbuka. Yang keanggotaanya bersifat sukarela terbuka bagi semua orang yang bersedia mengunakan jasa jasanya, dan bersedia menerima tanggung jawab keanggotaan tanpa membedakan gender.
2. Pengawasan oleh anggota secara Demokratis. Anggota yang secara aktif menetapkan kebijakan dan membuat keputusan. Laki laki dan perempuan yang dipilih sebagai pengurus atau pengawas bertanggung jawab kepada rapat anggota. Dalam koperasi primer, anggota memiliki hak suara yang sama (satu anggota satu suara). Pada tingkatan lain koperasi juga dikelola secara demokratis.
3. Partisipasi anggota dalam kegiatan ekonomi. Anggota menyetorkan modal mereka secara adil dan melakukan pengawasan secara demokratis. Sebagian dari modal tersebut adalah milik bersama. Bila ada balas jasa terhadap modal diberikan secara terbatas. Anggota mengalokasikan SHU untuk beberapa atau semua tujuan seperti di bawah ini :
- mengembangkan koperasi. Caranya dengan membentuk dana cadangan, yang sebagian dari dana itu tidak dapat dibagikan.
- Dibagikan kepada anggota. Caranya seimbang berdasarkan trnsaksi mereka dengan koperasi.
- Mendukung kegiatan lainnya yang disepakati dalam rapat anggota.
b.
1. Otonomi dan kemandirian. Koperasi adalah organisasi yang otonom dan mandiri yang di awasi oleh anggotanya. Dalam setiap perjanjian dengan pihak luar ataupun dalam, syaratnya harus tetap menjamin adanya upaya pengawasan demokratis dari anggota dan tetap mempertahankan otonomi koperasi.
2. Pendidikan, Pelatihan, dan Informasi. Tujuanya adalah agar mereka dapat melaksanakan tugas dengan lebih efektif bagi perkembangan koperasi. Koperasi memberikan informasi kepada masyarakat umum, mengenai hakekat dan manfaat berkoperasi.
3. Kerja sama antar koperasi. Dengan bekerja sama secara lokal, nasional, regional dan internasional maka gerakan koperasi dapat melayani anggotanya dengan efektif serat dapat memperkuat gerakan koperasi.
4. Kepedulian terhadap masyarakat. Koperasi melakukan kegiatan untuk pengembangan masyarakat sekitarnya secara berkelanjutan melalui kebikjakan yang diputuskan oleh rapat anggota.
APA SAJA JENIS KOPERASI ?
Jenis koperasi didasrkan pada kesamaan usaha atau kepentingan ekonomi anggotanya. Dasar untuk menentukan jenis koperasi adalah kesamaan aktivitas, kepentingan dan kebutuhan ekonomi anggotanya. Jenisnya adalah :
a. Koperasi Produsen.
Koperasi produsen beranggotakan orang orang yang melakukan kegiatan produksi (produsen). Tujuannya adalah memberikan keuntungan yang sebesar besarnya bagi anggotanya dengan cara menekan biaya produksi serendah rendahnya dan menjual produk dengan harga setinggi tingginya. Untuk itu, pelayanan koperasi yang dapat digunakan oleh anggota adalah Pengadaan bahan baku dan Pemasaran produk anggotanya.
b. Koperasi Konsumen
Koperasi konsumen beranggotakan orang orang yang melakukan kegiatan konsumsi. Tujuannya adalah memberikan keuntungan yang sebesar besarnya bagi anggotanya dengan cara mengadakan barang atau jasa yang murah, berkualitas, dan mudah didapat. Contoh :
- koperasi simpan pinjam
- koperasi serba usaha ( konsumen)
APA KEWAJIBAN DAN HAK ANGGOTA ?
Anggota koperasimemiliki peran ganda, sebagai pemilik sekaligus pengguna pelayanan koperasi. Sebagai pemilik, anggota berpartisipasi dalam memodali, mengambil keputusan, mengawasi, dan menanggung resiko. Sebagai pengguna, anggota berpartisipasi dalam memanfaatkan pelayanan koperasi. Kewajiban adalah sesuatu yang harus dilaksanakan dan bila dilanggar, maka akan dikenakan sanksi. Sedangkan hak adalah sesuatu yang seharusnya diperoleh. Bila hak ini tidak terpenuhi, maka yang bersangkutan dapat menuntut. Tetapi bila hak tersebut tidak digunakan, maka tidak ada sanksi untuk itu.
Anggota koperasi berkewajiban :
1. mematuhi AD dan ART serta keputusan yang telah ditetapkan dalam Rapat Anggota.
2. menanda tangani perjanjian kontrak kebutuhan. Sehingga, anggota bemar benar sebagi pasar tetap dan potensial bagi koperasi.
3. menjadi pelangan tetap
4. memodali koperasi
5. mengembangkan dan memelihara kebersamaan atas dasar kekeluargaan
6. menjaga rahasia perusahaan dan organisasi koperasi kepada pihak luar
7. menanggung kerugian yang diderita koperasi, proporsional dengan modal yang disetor.
Anggota koperasi berhak :
1. Menghadiri, menyatakan pendapat dan memberikan suara dalam rapat anggota.
2. memilih pengurus dan pengawas
3. dipilih sebagai pengurus atau pengawas
4. meminta diadakan rapat anggota
5. mengemukakan pendapat kepada pengurus di luar rapat anggota, baik diminta atau tidak
6. memnfaatka pelayanan koperasi dan mendapat pelayanan yang samadengan anggota lain,
7. mendapat keterangan mengenai perkembangan koperasi
8. menyetujui atau mengubah AD / ART serta ketetapan lainnya.
Struktur Organisasi Koperasi
1. Rapat Anggota
2. Pengawas
3. Pengurus
4. Manajer
5. Komite
Subscribe to:
Posts (Atom)








